Thursday , 5 March 2026

Sekretaris Gerindra Sulut Apresiasi Satu Tahun Kepemimpinan Gubernur YSK, Fondasi Pembangunan Dinilai Mulai Terbentuk

MANADO – Satu tahun kepemimpinan Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus Komaling (YSK) bersama Wakil Gubernur J. Victor Mailangkay mendapat apresiasi dari Sekretaris DPD Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Sulawesi Utara, Harvani Boki. Ia menilai, dalam kurun waktu satu tahun pemerintahan, arah pembangunan di Sulawesi Utara mulai terlihat dengan fondasi yang semakin kuat di berbagai sektor strategis.

Menurut Harvani, tahun pertama pemerintahan merupakan tahap penting dalam membangun kerangka kebijakan dan memastikan roda pembangunan berjalan sesuai dengan visi yang telah ditetapkan. Ia menyebut kepemimpinan Gubernur YSK bersama Wakil Gubernur Victor Mailangkay telah menunjukkan komitmen dalam meletakkan dasar pembangunan yang terarah dan berkelanjutan bagi daerah.

“Satu tahun kepemimpinan Gubernur YSK patut diapresiasi. Fondasi pembangunan sudah mulai terlihat dan arah kebijakan pemerintah provinsi semakin jelas,” ujar Harvani.

Ia menjelaskan, dalam tahun pertama kepemimpinan, pemerintah daerah memang tidak selalu berfokus pada penyelesaian seluruh persoalan secara instan. Namun yang lebih penting adalah memastikan mesin pembangunan mulai bergerak ke arah yang tepat serta menghadirkan program-program strategis yang berdampak bagi masyarakat.

Dari sisi ekonomi, Harvani menilai kinerja pertumbuhan ekonomi Sulawesi Utara menunjukkan tren positif. Berdasarkan data triwulan IV tahun 2025, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Sulawesi Utara atas dasar harga berlaku tercatat mencapai Rp204,75 triliun, sementara atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp113,66 triliun.

BACA JUGA  Hari Ini Pemilihan Komisi BIPRA Sinode GMIM Digelar, Ini Lima Lokasinya

Secara kumulatif, ekonomi daerah tercatat tumbuh sekitar 5,66 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pertumbuhan tersebut didorong oleh peningkatan di sektor industri pengolahan yang mencapai 9,97 persen serta ekspor luar negeri yang meningkat signifikan hingga sekitar 28,42 persen.

Harvani menilai capaian tersebut menunjukkan bahwa perekonomian Sulawesi Utara mulai bergerak lebih kuat dan memiliki peluang besar untuk memperluas pasar, termasuk di tingkat internasional.

Selain sektor ekonomi, pemerintah provinsi juga dinilai aktif mendorong penguatan sektor pariwisata sebagai salah satu motor pertumbuhan baru. Berbagai destinasi wisata mulai dibenahi dan ditata kembali guna meningkatkan daya tarik daerah.

Beberapa di antaranya adalah penataan kawasan wisata Bukit Kasih Kanonang, pembenahan Museum Daerah, hingga upaya pembersihan Danau Tondano yang menjadi salah satu ikon wisata Sulawesi Utara.

Langkah strategis lainnya yang mendapat perhatian adalah pembukaan rute penerbangan internasional langsung dari Seoul Incheon menuju Manado, serta rute Taipei–Manado yang dijadwalkan mulai beroperasi pada tahun 2026. Menurut Harvani, kebijakan tersebut menjadi langkah berani dalam memperkuat konektivitas internasional dan membuka peluang lebih luas bagi sektor pariwisata serta perekonomian daerah.

BACA JUGA  Perayaan Natal Pemprov Sulut Jadi Ajang Aktualisasi Talenta, Gubernur Yulius Selvanus Ajak ASN Berani Berinovasi

“Ini menunjukkan keberanian pemerintah daerah dalam membuka konektivitas internasional yang tentu akan berdampak langsung pada peningkatan pariwisata dan pertumbuhan ekonomi,” katanya.

Di bidang pendidikan, pemerintah provinsi juga terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia. Beberapa program yang tengah dipersiapkan antara lain pembangunan SMA Taruna Nusantara di Langowan, revitalisasi puluhan sekolah, serta pemberian ribuan beasiswa bagi pelajar dan mahasiswa.

Selain itu, Universitas Negeri Manado juga telah mendapatkan persetujuan untuk membuka Fakultas Kedokteran, yang diharapkan dapat memperkuat kapasitas pendidikan dan layanan kesehatan di daerah.

Program ketahanan pangan, pembangunan infrastruktur, serta peningkatan layanan kesehatan juga menjadi fokus pemerintah provinsi selama satu tahun terakhir. Pemerintah menggelar gerakan pangan murah di ratusan titik, menyiapkan ribuan hektare lahan padi, serta memperluas akses listrik 24 jam di sejumlah pulau di wilayah kepulauan Sulawesi Utara.

Di sektor kesehatan, pemerintah provinsi turut memperluas layanan ambulans serta menghadirkan kapal klinik untuk menjangkau masyarakat di daerah terpencil dan kepulauan. Upaya tersebut juga berkontribusi pada keberhasilan Sulawesi Utara meraih sejumlah penghargaan nasional di bidang kesehatan, termasuk UHC Award 2026.

BACA JUGA  Sabet 926 Suara dari 1060 Pemilih, Pnt Rio Dondokambey Nahkodai Ketua Pemuda GMIM

Harvani juga menilai kepemimpinan Gubernur YSK terlihat nyata ketika menghadapi berbagai situasi darurat. Ia mencontohkan kehadiran langsung gubernur di tengah masyarakat saat terjadi bencana banjir di Manado maupun saat erupsi Gunung Ruang di Kabupaten Kepulauan Sitaro.

“Gubernur hadir langsung di tengah masyarakat saat krisis. Itu menunjukkan komitmen kepemimpinan yang benar-benar berpihak kepada rakyat,” ujarnya.

Selain itu, sejumlah kebijakan strategis lainnya juga berhasil diwujudkan, seperti pengesahan substansi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) oleh Kementerian ATR/BPN serta persetujuan 63 blok Wilayah Pertambangan Rakyat yang dinilai membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.

Harvani menegaskan, satu tahun pemerintahan YSK–Victor menjadi fondasi awal bagi percepatan pembangunan Sulawesi Utara ke depan. Ia berharap berbagai program yang telah dimulai dapat terus berlanjut dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Perjalanan pembangunan masih panjang, tetapi fondasi sudah diletakkan. Harapannya Sulawesi Utara semakin maju, pembangunan semakin merata, dan kesejahteraan masyarakat terus meningkat,” tutupnya.

Loading

Leave a Reply

Your email address will not be published.