MANADO, SpiritKawanuaNews – Pemerintah Kota (Pemkot) Manado menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Provinsi Sulawesi Utara. Upacara berlangsung khidmat di Lapangan Sparta Tikala, Manado, Rabu pagi (23/9/2026).
Wali Kota Manado, Andrei Angouw, bertindak sebagai Inspektur Upacara. Turut hadir Sekretaris Daerah Kota Manado, dr. Steaven Dandel, M.Ph., serta seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Manado.
Upacara mengusung tema “Sulut Melaju (Maju, Sejahtera, Berkelanjutan) untuk Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.” Tema ini menjadi penegasan komitmen daerah untuk terus bergerak maju selaras dengan tujuan nasional.
Dalam amanatnya, Wali Kota Andrei Angouw membacakan sambutan tertulis Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen. TNI (Purn.) Yulius Selvanus Komaling, S.E.
Gubernur mengingatkan bahwa 23 September 1964 merupakan tonggak sejarah penting ketika Sulawesi Utara resmi menjadi daerah otonom.
“Enam puluh dua tahun adalah perjalanan yang tidak singkat. Ada sejarah yang harus kita hormati, ada keberhasilan yang patut kita syukuri, dan ada pekerjaan yang menunggu untuk kita selesaikan,” bunyi sambutan Gubernur yang dibacakan Wali Kota.
Gubernur menekankan bahwa peringatan HUT ke-62 bukan sekadar momentum seremonial, melainkan ruang refleksi untuk mengevaluasi capaian pembangunan dan mengidentifikasi area yang masih perlu penyempurnaan.
Selain itu, Gubernur mengajak seluruh masyarakat Sulut untuk mengenang jasa para pendahulu dan menghidupkan kembali nilai gotong royong serta semangat Mapalus sebagai jati diri masyarakat Sulawesi Utara. Sinergi antara pemerintah, swasta, akademisi, dan masyarakat disebut sebagai kunci utama dalam mempercepat pembangunan.
“Pembangunan daerah tidak dapat dilakukan secara sendiri-sendiri. Kita butuh kolaborasi untuk menjadikan Sulut berdaya saing, mandiri, dan tangguh,” ujarnya.
Tiga aspek strategis menjadi sorotan Gubernur: keberlanjutan program, peningkatan kualitas infrastruktur, dan penguatan ekonomi mandiri.
“Selamat memperingati Hari Ulang Tahun ke-62 Provinsi Sulawesi Utara bagi kita semua. Kiranya setiap karya dan pengabdian kita senantiasa berada dalam penyertaan Tuhan,” tutup Gubernur dalam pesannya.
Upacara ditutup dengan suasana penuh persatuan, mencerminkan semboyan daerah “Sitou Timou Tumou Tou” (Manusia hidup untuk memanusiakan orang lain) serta semangat Mapalus yang menjadi landasan kehidupan sosial masyarakat Sulawesi Utara.
(**)
Spirit Kawanua News Portal Berita Terbaik di Sulawesi Utara Yang Menyajikan Beragam Berita Teraktual, Terpercaya dan Terbaru.