Manado – Spiritkawanuanews|| Dinas Kesehatan Kota Manado menggelar Pertemuan Penginputan Aplikasi MPDN dan Aplikasi SIGIZI Bagi Operator Rumah Sakit Se-Kota Manado. Kegiatan berlangsung di Hotel Gran Puri Manado, Selasa 28 Juli 2026 dan dibuka langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Manado, Boby Kristofel Kereh, SH., M.Si.
Pertemuan ini diikuti oleh operator penanggung jawab gizi dari seluruh rumah sakit di Kota Manado. Tujuan utamanya adalah menyamakan persepsi, meningkatkan pemahaman teknis, serta memastikan kelancaran penginputan data melalui dua sistem pelaporan gizi nasional.
MPDN / Manajemen Pelayanan Gizi Daerah digunakan untuk memantau pelaksanaan pelayanan gizi di rumah sakit, mulai dari skrining, asuhan gizi, hingga edukasi. Sementara SIGIZI / Sistem Informasi Gizi berfungsi sebagai basis data untuk pemantauan status gizi pasien dan pelaporan kegiatan gizi secara berkala.
Dalam arahannya, Kadinkes Manado Bpk. Boby Kereh menekankan bahwa data adalah fondasi utama dalam perencanaan dan evaluasi program kesehatan.
“Tanpa data yang akurat dan tepat waktu, kita tidak bisa mengukur keberhasilan program. Aplikasi MPDN dan SIGIZI ini adalah alat kita untuk memastikan setiap pasien mendapatkan pelayanan gizi yang terukur dan terpantau. Saya harap seluruh operator bekerja dengan disiplin dan tanggung jawab,” tegasnya
Dengan terlaksananya pertemuan ini, diharapkan seluruh rumah sakit di Kota Manado mampu mengoptimalkan penggunaan aplikasi MPDN dan SIGIZI. Sehingga pelaporan gizi menjadi lebih cepat, valid, dan dapat digunakan sebagai dasar pengambilan kebijakan dalam upaya penurunan stunting serta peningkatan status gizi masyarakat.
Pemerintah Kota Manado melalui Dinkes terus mendorong penguatan sistem informasi kesehatan digital sebagai bagian dari mewujudkan Manado Sehat dan Sejahtera.
(**)
Spirit Kawanua News Portal Berita Terbaik di Sulawesi Utara Yang Menyajikan Beragam Berita Teraktual, Terpercaya dan Terbaru.


