Manado – Pemerintah Kota Manado kembali menunjukkan komitmennya dalam membentuk generasi muda yang berkarakter dan berjiwa nasionalisme melalui pelaksanaan Seleksi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Kota Manado tahun 2026. Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Wakil Wali Kota Manado, dr. Richard Sualang, yang mewakili Wali Kota Manado, Andrei Angouw, di Aula Serbaguna Pemkot Manado, Selasa (07/04/2026).
Dalam pembukaan tersebut, dr. Richard Sualang bertindak sebagai pembina upacara sekaligus menandai dimulainya rangkaian seleksi yang menjadi ajang penting untuk menjaring putra-putri terbaik daerah. Ia menegaskan bahwa seleksi Paskibraka bukan sekadar kegiatan rutin tahunan, melainkan bagian dari upaya strategis pemerintah dalam membina generasi muda yang disiplin, berintegritas, serta memiliki semangat kebangsaan yang kuat.
Menurutnya, menjadi anggota Paskibraka adalah sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab besar. Tidak hanya bertugas mengibarkan Sang Saka Merah Putih pada momen kenegaraan, tetapi juga menjadi wadah pembentukan karakter, kedisiplinan, serta kepemimpinan generasi muda.
Pemerintah Kota Manado memandang bahwa melalui seleksi ini, para peserta akan ditempa baik secara fisik maupun mental. Selain itu, nilai-nilai penting seperti kerja sama, solidaritas, serta rasa cinta tanah air juga terus ditanamkan selama proses berlangsung.
Para peserta yang mengikuti seleksi diharapkan dapat menjalani setiap tahapan dengan penuh semangat, kesungguhan, serta menjunjung tinggi sportivitas. Proses ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga pengalaman berharga dalam membentuk pribadi yang tangguh dan bertanggung jawab.
Dengan dilaksanakannya seleksi Paskibraka tahun 2026 ini, Pemerintah Kota Manado optimistis akan lahir generasi muda yang mampu menjadi teladan serta kebanggaan daerah. Nilai persatuan, kebersamaan, dan nasionalisme yang ditanamkan sejak dini diyakini menjadi fondasi kuat dalam mendukung kemajuan Kota Manado yang lebih berdaya saing di masa depan.
Dalam pembukaan tersebut, dr. Richard Sualang bertindak sebagai pembina upacara sekaligus menandai dimulainya rangkaian seleksi yang menjadi ajang penting untuk menjaring putra-putri terbaik daerah. Ia menegaskan bahwa seleksi Paskibraka bukan sekadar kegiatan rutin tahunan, melainkan bagian dari upaya strategis pemerintah dalam membina generasi muda yang disiplin, berintegritas, serta memiliki semangat kebangsaan yang kuat.
Menurutnya, menjadi anggota Paskibraka adalah sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab besar. Tidak hanya bertugas mengibarkan Sang Saka Merah Putih pada momen kenegaraan, tetapi juga menjadi wadah pembentukan karakter, kedisiplinan, serta kepemimpinan generasi muda.
Pemerintah Kota Manado memandang bahwa melalui seleksi ini, para peserta akan ditempa baik secara fisik maupun mental. Selain itu, nilai-nilai penting seperti kerja sama, solidaritas, serta rasa cinta tanah air juga terus ditanamkan selama proses berlangsung.
Para peserta yang mengikuti seleksi diharapkan dapat menjalani setiap tahapan dengan penuh semangat, kesungguhan, serta menjunjung tinggi sportivitas. Proses ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga pengalaman berharga dalam membentuk pribadi yang tangguh dan bertanggung jawab.
Dengan dilaksanakannya seleksi Paskibraka tahun 2026 ini, Pemerintah Kota Manado optimistis akan lahir generasi muda yang mampu menjadi teladan serta kebanggaan daerah. Nilai persatuan, kebersamaan, dan nasionalisme yang ditanamkan sejak dini diyakini menjadi fondasi kuat dalam mendukung kemajuan Kota Manado yang lebih berdaya saing di masa depan. advetorial
Spirit Kawanua News Portal Berita Terbaik di Sulawesi Utara Yang Menyajikan Beragam Berita Teraktual, Terpercaya dan Terbaru.



